2 Pemain Asal Spanyol Ini Pastikan Kemenangan Chelsea Atas Crystal Palace

Chelsea mengamankan kemenangan dengan skor 3-1 atas Crystal Palace pada laga pekan ke-11 Premier League yang berlangsung di Stamford Bridge

Kembali Pesta Gol, Manchester City Hajar Southampton

Manchester City tampil perkasa pada lanjutan Liga Inggris. Menjamu Southampton di Etihad Stadium, Minggu (4/11/2018), tuan rumah meraih kemenangan 6-1

Luis Suarez 2 Gol, Barcelona Menang Atas Rayo Vallecano

Barcelona meraih kemenangan 3-2 atas Rayo Vallecano dengan susah payah

Juventus Amankan 3 Poin Setelah Menang Atas Cagliari

Juventus menundukkan Cagliari dengan skor 3-1 pada laga pekan ke-11 di Allianz Stadium

Laga Arsenal Melawan Liverpool Tanpa Pemenang

Arsenal dan Liverpool mengakhiri pertandingan mereka dengan skor 1-1

Sabtu, Agustus 25, 2018

Hasil Lengkap Babak 16 Besar Sepak Bola Asian Games 2018

Pesepak bola Indonesia Septian David Maulana dihibur rekan satu tim usai gagal dalam adu tendangan penalti saat pertandingan Babak 16 besar Asian Games ke 18 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Jumat (24/8/2018). Indonesia kalah adu penalti dengan skor 3-4. (berita,bola/Gilagame12)

Gilagame12.blogspot.com - Pertandingan babak 16 besar cabang sepak bola putra Asian Games 2018 telah selesai digelar pada Kamis (23/8/2018) hingga Jumat (24/8/2018).

Pada pertandingan Kamis, Suriah memastikan lolos ke babak 8 besar atau perempat final setelah berhasil mengalahkan Palestina dengan skor 1-0 di Stadion Patriot Candrabhaga.

Pada babak 8 besar nanti, Suriah akan menghadapi Vietnam yang juga memasukkan Bahrain dengan skor 1-0.

Menyisihkan Hong Kong, Uzbekistan akan menghadapi Korea Selatan yang berhasil memasukkan Iran dengan skor 2-0.

BACA JUGA: Kalah Adu Penalti dari UEA, Indonesia Tersingkir dari Asian Games 2018

Pada laga Jumat, Arab Saudi menang atas China dengan skor maksimal 4-3. Sedangkan Indonesia harus mengakui keunggulan Uni Emirat Arab pada babak adu penalti yang berakhir dengan skor 3-4.

Sementara itu, Malaysia takluk 0-1 dari Jepang dan Korea Utara berhasil ungguli Bangladesh dengan skor akhir 1-3.

Selanjutnya, babak 8 besar atau perempat final cabang sepak bola Asian Games 2018 akan digelar pada Senin (27/8/2018).

Hasil lengkap babak 16 cabang besar putra putra Asian Games 2018:

Kamis, 23 Agustus 2018

  • Palestina 0-1 Suriah (Ahmad Ashkar 73 ')
  • Uzbekistan 3-0 Hong Kong (Ikromjon Alibaev 27 ', Javokhir Sidikov 60', Zabikhillo Urinboev 65 ')
  • Vietnam 1-0 Bahrain (Nguyen Cong Phuong 88 ')
  • Iran 0-2 Korea Selatan (Hwang Ui-jo 40 ', Lee Seung-woo 55')


Jumat, 24 Agustus 2018

  • Cina 3-4 Arab Saudi (Yao Junsheng 80 ', Huang Zichang 88', Wei Shihao 90 + 5 '; Haroune Moussa Camara 16', 33 ', 60', Saad Ali Alselouli 29 ')
  • Indonesia 2-2 Uni Emirat Arab (Alberto Goncalves 52 ', Stefano Lilipaly 90 + 5'; Zayed Almeri 20 '(pena), 65' (pen)) - Adu tuntutan 3-4
  • Malaysia 0-1 Jepang (Ayase Ueda 90 ')
  • Bangladesh 1-3 Korea Utara (Md Saad Uddin 90 + 1 '; Kim Yu Song 14', Han Yong Thae 38 ', Kang Kuk Chol 68')

Kalah Adu Penalti dari UEA, Indonesia Tersingkir dari Asian Games 2018

Timnas U-23 Indonesia berhadapan dengan Uni Emirat Arab pada babak 16 besar cabang sepak bola putra Asian Games 2018 di Stadion Wibawa Mukti, 24 Agustus 2018 (berita,bola/Gilagame12)

Gilagame12.blogspot.com - Timnas U-23 Indonesia kalah dari timnas U-23 Uni Emirat Arab (UEA) pada babak adu penalti dengan skor akhir 3-4 di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Jumat (24/8/2018)

Sebelumnya, hingga babak tambahan berlangsung, skor masih bertahan imbang 2-2.

Gol Indonesia dicetak oleh Alberto Goncalves pada menit ke-52 dan Stefano Lilipaly (90+4').

Sementara itu, gol Uni Emirat Arab dicetak oleh Zayed Alameri melalui eksekusi penalti pada menit ke-20 dan (65').

Pada babak pertama, UEA unggul terlebih dahulu melalui eksekusi penalti dari Zayed Alameri pada menit ke-20.

BACA JUGA: Manchester United Tumbang di Markas Brighton & Hove Albion

Lalu, pada babak kedua, Indonesia berhasil menyamakan kedudukan melalui gol yang dicetak oleh Alberto Goncalves atau Beto pada menit ke-52.

UEA sempat kembali memimpin pada menit ke-65 melalui eksekusi penalti Zayed Alameri lagi.

Akhirnya, Indonesia berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui gol yang dicetak oleh Stefano Lilipaly pada menit ke-90+4.

Hingga waktu normal, skor masih bertahan imbang 2-2 dan pertandingan berlanjut dengan babak tambahan.

Pada babak tambahan, skor masih bertahan 2-2 dan berlanjut ke adu penalti.

Pada adu penalti, dua eksekutor Indonesia, yaitu Septian David Maulana dan Saddil Ramdani, gagal melakukan tugasnya.

Sementara itu, satu pemain UEA, Abdalla Ghanim Alalawi, gagal mengeksekusi penalti karena tendangannya membentur tiang.

Adu penalti ini berakhir dengan skor 4-3 untuk keunggulan Uni Emirat Arab.

Dengan hasil ini, Uni Emirat Arab berhasil melaju ke babak 8 besar. Adapun Indonesia langkah terhenti atau tersingkir dari Asian Games 2018.

BACA JUGA: Kalahkan Laos, Timnas Indonesia U-23 Perbesar Kesempatan ke Babak Gugur
.
BERIKUT VIDEO ADU PINALTI TIMNAS U-23 INDONESIA VS TIMNAS U-23 UNI EMIRAT ARAB (UEA) JUMAT, (24/8/2018):



Senin, Agustus 20, 2018

Manchester United Tumbang di Markas Brighton & Hove Albion

Gelandang Manchester United, Marouane Fellaini (dua dari kanan) terlibat perebutan bola dengan gelandang Brighton, Dale Stephens, di American Express Community Stadium, Brighton, Minggu (19/8/2018) (berita,bola/Gilagame12)

Gilagame12.blogspot.com - Manchester United menelan kekalahan pada laga pekan kedua Premier League 2018-2019. Bermain di The Amex Stadium, markas Brighton & Hove Albion, Manchester United takluk dengan skor 2-3, Minggu (19/8/2018) malam WIB.

Empat gol yang tercipta semua terjadi di babak pertama. Brighton membobol gawang David De Gea masing-masing lewat aksi Glenn Murray [25'], Shane Duffy [27'] dan Pascal Gross [44']. Sementara itu, Manchester United mendapat dari gol Romelu Lukaku [34'] dan Paul Pogba [90+4'].

Pada pertandingan tersebut, Manajer Manchester United, Jose Mourinho harus kehilangan beberapa pemain pilarnya di laga ini. Sergio Romero, Antonio Valencia, Diogo Dalot, Marcos Rojo, Ander Herrera dan Nemanja Matic belum bisa bermain. Terakhir, Alexis Sanchez pun mengalami masalah jelang laga digelar.

BACA JUGA: Kalahkan Laos, Timnas Indonesia U-23 Perbesar Kesempatan ke Babak Gugur

Meskipun begitu, United sempat bermain bagus di awal laga. Lukaku punya peluang bagus di menit ke-10. Tapi, tendangannya hasil umpan Paul Pogba masih menyamping.

Lepas menit ke-20, Brighton mulai memberi tekanan pada United. Hasilnya, Glenn Murray membobol gawang David De Gea pada menit ke-28. Gol pertama yang membuat koordinasi lini belakang United menjadi buruk di sisa laga.

Berselang dua menit, giliran Shane Duffy yang membobol gawang De Gea. Pemain asal Republik Irlandia memanfaatkan kemelut di depan gawang yang terjadi usai situasi sepak pojok. Brighton pun unggul dengan skor 2-0 atas United.

Asa United untuk bangkit muncul pada menit ke-34. Dari umpan Luke Shaw, Lukaku bisa mencatatkan namanya di papan skor. United memperkecil kedudukan menjadi 2-1.

Namun, petaka untuk United datang di menit 44. Eric Baily ceroboh menekel Pascal Gross di kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih. Gross yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugas dengan apik. Babak pertama, Brighton unggul 3-1.

Mourinho memasukkan Jese Linggrad dan Marcus Rashford untuk menggantikan Juan Mata dan Andreas Pererira. Setan Merah nampak meningkatkan intensitas serangan dari kedua pemain tersebut.

BACA JUGA: Berkelamin Ganda, Gadis di Jombang Ini Berjuang jadi Pria Tulen

United mampu bermain dominan. Tapi, Brighton melancarkan pressing ketat. Karena itu, beberapa upaya serangan yang coba dibangun oleh Paul Pogba selalu menuai kendala. Solusi klasik dengan memainkan Marouane Fellaini pun dipilih pada menit ke-60.

Pogba melepas sepakan jarak jauh pada menit ke-75. Tapi, bola kirimannya masih bisa ditepis oleh Matt Ryan. United pun hanya mendapatkan sepak pojok dan eksekusinya kemudian gagal jadi peluang.

Pertahanan Brighton benar-benar sulit ditembus United. Tim arahan Chris Hughton bermain sangat solid. Bahkan, Lukaku sering kali dipaksa untuk keluar dari kotak penalti untuk menjemput bola. Lingard dan Rashford pun tidak bisa memberi ancaman.

United mendapat penalti di menit akhir laga. Fellaini dinilai dijatuhkan oleh pemain Brighton. Pogba mengambil eksekusi dan sukses menjalankan tugas dengan sempurna. Tapi, penalti Pogba hanya membuat United menipiskan kekalahan menjadi 3-2.

BERIKUT VIDEO BRIGHTON & HOVE ALBION VS MANCHESTER UNITED MINGGU, (19/08/2018) WIB:



Sabtu, Agustus 18, 2018

Kalahkan Laos, Timnas Indonesia U-23 Perbesar Kesempatan ke Babak Gugur

Striker Indonesia, Alberto Goncalves, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Laos pada laga Asian Games di Stadion Patriot, Jawa Barat, Jumat (17/8/2018) (Berita,bola/Gilagame12)

Gilagame12.blogspot.com - Timnas Indonesia U-23 membungkam Laos 3-0 pada partai Grup A Asian Games 2018 di Stadion Patriot, Jumat (17/8/2018). Hasil ini membuka peluang anak asuh Luis Milla ke babak berikut.

Alberto "Beto" Goncalves menjadi bintang Timnas Indonesia U-23 lewat gol di menit ke-14 dan 47. Ricky Fajrin kemudian menutup kemenangan timnas di menit 75.

BACA JUGA: Berkelamin Ganda, Gadis di Jombang Ini Berjuang jadi Pria Tulen

Tambahan tiga angka pada pertandingan ini membuat anak asuh Luis Milla mengoleksi enam angka dari tiga laga. Mereka hanya tertinggal tipis di belakang peringkat dua Hong Kong (tujuh poin, tiga laga) dan Palestina (delapan poin, empat laga).

Dengan Palestina sudah pasti lolos, Timnas Indonesia U-23 akan memperebutkan satu tiket otomatis tersisa melawan Hong Kong, Senin (20/8/2018). Sementara Laos sudah masuk kotak karena selalu tumbang di tiga partai.

Babak Pertama

ZAAAAAAAAAAAAAAAA


Membutuhkan kemenangan, Timnas Indonesia langsung mengebrak sejak awal laga. Peluang pun sudah didapat pada menit kedua.

Namun, tandukan Stefano Lilipaly usai menyambut umpan silang Febri Hariyadi masih tepat di kiper Laos.

Kemampuan timnas dalam memenangkan bola udara juga menghadirkan kesempatan bagi Stefano Lilipaly dan Beto Goncalves. Sayang usaha keduanya belum tepat sasaran.

BACA JUGA: Timnas Indonesia U-23 Harus Akui Keunggulan Palestina

Usaha timnas akhirnya membuahkan hasil. Memaksimalkan terobosan Saddil Ramdani, Beto tanpa kesulitan mencetak gol keduanya pada Asian Games.

Tempo pertandingan kemudian melambat. Meski begitu, timnas masih mengancam dengan Laos sesekali melancarkan serangan.

Peluang didapat Saddil Ramdani dan Evan Dimas. Sementara Soukchinda Natphasouk hampir menyamakan kedudukan bagi Laos jika saja tidak terperangkap offside.

Stefano Lilipaly, Febri Hariyadi, dan Beto Goncalves juga sempat menembak walau mereka gagal memperbesar keunggulan bagi timnas di babak pertama.

Babak Kedua

Penyerang Indonesia, Stefano Lilipaly, melepaskan tendangan saat melawan Laos pada laga Asian Games di Stadion Patriot, Jawa Barat, Jumat (17/8/2018) (Berita,bola/Gilagame12)

Timnas kembali menekan di awal babak. Kali ini usaha mereka langsung membuahkan hasil. Bola jatuh ke kaki Beto Goncalves setelah kerja sama Saddil Ramdani, I Putu Gede Juni Antara, dan Stefano Lilipaly.

Penyerang Sriwijaya FC itu lalu melepas tendangan kaki kiri yang tidak mampu dihentikan kiper Saymanolinh Paseuth.

Timnas terus menekan lewat tendangan Evan Dimas dan Rezaldi Hehanusa. Masuknya Irfan Jaya menggantikan Saddil Ramdani juga menambah tenaga Indonesia.

BACA JUGA: Warga Palestina Ikut Antusias Dukung Timnas Indonesia U-23

Irfan Jaya kemudian mendapat peluang emas dengan tandukan jarak dekat. Namun, tidak lama berselang, duet bek tengah Hansamu Yama Pranata dan Ricky Fajrin berkombinasi untuk memperbesar keunggulan timnas.

Hansamu Yama dan Ilham Udin Armaiyn lalu hampir mencatatkan nama di papan skor setelah memenangkan duel udara.

Namun, usaha timnas selalu kandas akibat kecemerlangan kiper Saymanolinh Paseuth. Skor pun tidak berubah.

Kamis, Agustus 16, 2018

Berkelamin Ganda, Gadis di Jombang Ini Berjuang jadi Pria Tulen

(berita,bola/Gilagame12)

Gilagame12.blogspot.com - Isa Binti Rohmah sedang berjuang menjadi laki-laki tulen. Gadis 21 tahun ini terlahir berkelamin perempuan. Namun, di usia balita terjadi perubahan pada alat kelaminnya.

Sang ibu, Sumiati (57) mengatakan, pada 1 Desember 1996 Isa lahir dengan jenis kelamin perempuan. Untuk itu, data kependudukan di akta kelahiran dan di kartu keluarga (KK), bungsu dari tiga bersaudara pasangan Sumiati dan Kasiyadi (59) ini tercatat sebagai anak perempuan.

"Sewaktu lahir, bidan menyatakan Isa berjenis kelamin perempuan karena memang kelaminnya perempuan," kata Sumiati kepada wartawan di rumahnya, Selasa (8/8/2017).

BACA JUGA: Timnas Indonesia U-23 Harus Akui Keunggulan Palestina

Namun saat usia Isa baru 2 tahun, lanjut Sumiati, tumbuh alat kelamin pria di sebelah organ kewanitaan anaknya itu. Bahkan menginjak usia remaja mulai terjadi perubahan fisik pada diri Isa. Selain itu, muncul jakun pada leher Isa layaknya seorang pria tulen. Itu terjadi tepatnya saat Isa lulus dari SMP.

"Sejak saat itu perilaku Isa mulai berubah layaknya anak laki-laki, penampilannya juga berubah," ujarnya.

Terjadinya perubahan fisik itu, kata Sumiati, juga mempengaruhi psikis Isa. Anak ke tiganya itu mengeluh ingin menjadi pria tulen. Si bungsu dari keluarga sederhana ini meminta agar alat kelamin perempuan yang dia miliki sejak lahir dihilangkan.

(berita,bola/Gilagame12)

Berbekal Kartu Indonesia Sehat (KIS), kini Isa menggantungkan harapannya di tangan dokter. Tahun 2016 lalu, dia telah menjalani operasi pertama untuk mengelurkan salah satu testisnya yang berada di dalam tubuhnya. Tinggal satu testis yang harus dikeluarkan.

"Sudah saya periksakan ke RSUD Dr Soetomo (Surabaya), masih menunggu antrean untuk operasi," terangnya.

Sementara itu, Isa mengaku ingin menjadi laki-laki tulen. Bahkan kini penampilannya sudah layaknya seorang pemuda. Tak hanya potongan rambutnya, pakaian yang dia kenakan juga busana pria.

BACA JUGA: Warga Palestina Ikut Antusias Dukung Timnas Indonesia U-23

Bahkan saat ini dia sibuk membantu orang tuanya mencari nafkah dengan melakoni pekerjaan kaum pria. Seperti menebang tebu dan menggarap sawah. "Saya ingin jadi laki-laki," tegasnya.

Isa berharap operasinya segera dilakukan dan mencapai keberhasilan. Jika sukses menjalani operasi nanti, dia akan mengganti namanya menjadi Fajar Roziqin.

"Kalau operasi saya ingin alat kelamin laki-laki difungsikan, alat kelamin yang perempuan diangkat," tandasnya.

Timnas Indonesia U-23 Harus Akui Keunggulan Palestina

Pemain Timnas Indonesia U-23 kecewa usai gawangnya dibobol Palestina pada laga Asian Games 2018 di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (15/8/2018) (berita,bola/Gilagame12)

Gilagame12.blogspot.com - Timnas Indonesia U-23 dikalahkan Palestina 1-2 pada pertandingan Grup A Asian Games 2018, di Stadion Patriot, Rabu (15/8/2018).

Oday Dabbagh mengawali petaka Timnas Indonesia U-23 dengan gol pada menit ke-16. Timnas sempat menyamakan kedudukan lewat Irfan Jaya ('23). Namun Palestina akhirnya memastikan kemenangan lewat Mohamed Darwish ('51).

BACA JUGA: Warga Palestina Ikut Antusias Dukung Timnas Indonesia U-23

Dengan hasil ini, anak asuh Luis Milla tertahan di peringkat tiga klasemen sementara Grup A. Mereka baru mengoleksi tiga nilai dari dua pertandingan.

Palestina menguasai tabel lewat raihan tujuh angka hasil tiga laga. Sementara Hong Kong menduduki posisi dua berkat koleksi enam poin.

Timnas Indonesia U-23 selanjutnya menghadapi Laos, Jumat (17/8/2018). Sementara Palestina bertemu Hong Kong.

Babak Pertama

Pemain Indonesia, Irfan Jaya, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Palestina pada laga Asian Games di Stadion Patriot, Bekasi, Rabu (15/8/2018) (berita,bola/Gilagame12)

Timnas coba menekan Palestina sejak awal laga. Namun Palestina mendapat kesempatan emas pertama.

Melalui serangan balik, Mahmoud Abu Warda dalam posisi bebas di kotak penalti Indonesia. Beruntung tendangannya masih melebar.

Tidak lama kemudian, giliran Abdelatif Bahdari menanduk tendangan penjuru. Sayang usahanya melambung. Sedangkan Mahmoud Abu Warda kembali mengancam ketika tendangannya harus ditangkap kiper Indonesia Andrytani Ardhiyasa.

Tekanan Palestina akhirnya membuahkan hasil. Wasit memberi penalti setelah Zulfiandi menghentikan umpan silang Palestina menggunakan tangan di area terlarang.

BACA JUGA: Impresif Melawan Taiwan, Pelatih Timnas Indonesia U-23 Puji Stefano Lilipaly

Andrytani Ardhiyasa sebenarnya sukses mementahkan eksekusi Mohamed Darwish. Namun Oday Dabbagh bereaksi lebih cepat dan menyambar bola muntah untuk merobek jala timnas.

Indonesia baru mendapat peluang di menit ke-21. Hansamu Yama tidak terjaga ketika menyambut sepak pojok. Tapi sundulannya di atas gawang Palestina.

Usaha timnas akhirnya membuahkan hasil. Memanfaatkan lini belakang Palestina yang terlambat naik, Irfan Jaya membantu timnas menyamakan kedudukan.

Dalam kedudukan seimbang, kedua tim kemudian saling jual beli serangan. Namun, serangan balik Palestina terbukti merepotkan Indonesia. Mahmoud Yousef hampir mengembalikan keunggulan jika tidak dihentikan Andrytani Ardhiyasa. Kedudukan kemudian tidak berubah sampai jeda pertandingan.

Babak Kedua

Pemain Indonesia, Septian David, berusaha melewati pemain Palestina pada laga Asian Games di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (15/8/2018) (Berita,bola/Gilagame12)

Timnas terkena begitu laga kembali bergulir. Irfan Jaya menderita cedera sehingga harus meninggalkan pertandingan. Setelah itu, Mahmoud Abu Warda melepas umpan terobosan yang dengan tenang diselesaikan Mohamed Darwish.

Dalam kondisi tertinggal, masalah Indonesia bertambah menyusul terkaparnya Bagas Adi Nugroho. Saddil Ramdani dan Rezaldi Hehanusa kemudian masuk mengisi posisi yang ditinggalkan.

BACA JUGA: Laos U-23 Menyerah dari Palestina U-23 karena Faktor Fisik

Dengan Ilham Udin Armaiyn menggantikan Septian David pada babak pertama karena pertimbangan taktik, Luis Milla pun tidak bisa menurunkan personel baru. Rapatnya pertahanan Palestina juga menyulitkan timnas.

Indonesia hanya dapat mengancam lewat penetrasi Febri Hariyadi tanpa mampu merepotkan kiper Rami Hamada. Sedangkan Palestina bermain sabar dan sesekali melancarkan serangan balik.

Di menit ke-79, Stefano Lilipaly lepas dari penjagaan ketika menyambut umpan panjang Saddil Ramdani. Sayang dia tidak mampu menguasai bola.

Kedudukan akhirnya tidak berubah sampai wasit meniup peluit panjang.